Pertemuan Validasi Data Statistik Kelautan dan Perikanan
Pertemuan Validasi Data Statistik Kelautan dan Perikanan

Senin, 25 Feb 2019 | 08:21:35 WIB - Oleh Hamdan Arfandy


Pertemuan Validasi Data Statistik Kelautan dan Perikanan

PERTEMUAN VALIDASI DATA STATISTIK

KELAUTAN DAN PERIKANAN TRIWULAN I-IV TAHUN 2018

      Pertemuan Validasi Data Statistik  Kelautan dan Perikanan Tahun 2018 dilaksanakan di Hotel Ramedo Tanggal 13 sampai dengan 15 Februari 2019.  Peserta yang hadir pada pertemun ini sebanyak 50 orang yang terdiri dari 48 orang petugas Validator dan Statistik kabupaten kota serta staf bidang perikanan budidaya, perikanan tangkap yang menangani data statistic.  Pertemuan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi selatan Ir. Sulkaf S. latief, MM.  Narasumber yang hadir pada acara ini semuanya berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

         Data statistik berperan menjadi bahan untuk evaluasi dan perencanaan kegiatan selanjutnya dan dapat dijadikan sebagai penilaian apakah program-program tersebut gagal atau berhasil ataupun layak untuk diteruskan. Jadi, cara paling praktis untuk mengukur keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan adalah melihat angka statistik yang seharusnya berkonotasi obyektif.

     Ketersediaan data statistik kelautan dan perikanan yang lengkap, akurat dan terkini merupakan salah satu kunci suksesnya pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Kerjasama seluruh unit kerja penyedia data statistik di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia merupakan kunci suksesnya ketersediaan data yang lengkap, akurat dan terkini.

  • Diharapkan kepada petugas statistik untuk memperluas jaringan agar informasi perkembangan usaha kelautan dan perikanan dapat diserap secara luas. Mohon diperhatikan beberapa daerah yang memiliki produksi khusus seperti produksi bawal air tawar di Lutim, produksi patin di Maros, Barru, dan Parepare serta produksi lele di Bone.
  • Potensi dan Produksi Rumput Laut terbesar berada di Sulawesi Selatan.
  • Data dari dari enumerator belum dapat diandalkan sehingga DKP Provinsi masih menggunakan back up data statistik dari petugas statistik kabupaten/kota.
  • Di one data hanya menggunakan 8 jenis alat tangkap sedangkan sistem kita menggunakan 24 jenis alat tangkap.
  • Mohon diperhatikan apabila muncul data jenis ikan yang baru
  • Ada beberapa daerah seperti Pinrang, Bulukumba, Enrekang dan Jeneponto yang muncul inovasi/teknologi baru di bidang budidaya sehingga diharapkan para petugas data untuk mengambil data yang valid di daerah tersebut.
  • Diharapkan kepada semua pihak yang terkait dalam kegiatan Validasi Data Statistik 2018 Kelautan dan Perikanan agar meningkatkan kinerjanya, sehingga diperoleh data statistik yang lebih akurat dan terpercaya.
  • Perlu dilakukan Sinkronisasi data dari enumerator/PPB dan data dari petugas statistik.
  • Nelayan andon sudah banyak yang membuat izin di Dinas KP Prov. Sul Sel dan DKP Provinsi Sul Sel sudah bekerjasama dengan 17 provinsi tentang nelayan andon.


Rabu, 19 Des 2018, 08:21:35 WIB Oleh : Hamdan Arfandy 377 View
Sulsel Akan Kerja Sama Teknologi Budi Daya dengan Jepang
Rabu, 26 Des 2018, 08:21:35 WIB Oleh : Hamdan Arfandy 284 View
Susi Ingin Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Seperti di Amazon.com
Rabu, 26 Des 2018, 08:21:35 WIB Oleh : Hamdan Arfandy 318 View
Komoditas Udang Diproyeksikan Dongkrak Ekspor Perikanan

Tuliskan Komentar