Sinkronisasi Program dan Kegiatan Dengan Kabupaten / Kota (APBN dan DAK)
Sinkronisasi Program dan Kegiatan Dengan Kabupaten / Kota (APBN dan DAK)

Minggu, 31 Mar 2019 | 23:20:53 WIB - Oleh Hamdan Arfandy


Sinkronisasi Program dan Kegiatan Dengan Kabupaten / Kota (APBN dan DAK)

Sinkronisasi Program dan Kegiatan Dengan Kabupaten / Kota

(APBN dan DAK)

 

       Dalam rangka mewujudkan pembangunan kelautan dan perikanan yang berkeadilan serta untuk mensejahterakan masyarakat, upaya yang dilaksanakan melalui proses yang bertahap, terencana, terpadu dan berkesinambungan dengan  pendekatan holistik-tematik, integratif dan spasial dengan keterlibatan unsur pusat dan daerah.

            Tahun 2020 sebagai tahun awal pelaksanaan RPJMN 2020 – 2024, sehingga perubahan dan penyesuaian target makro pembangunan dengan mendasari visi misi RPJPN Tahun 2005 – 2025. Optimalisasi pada kemandirian pembangunan, kemajuan yang difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, keadilan dengan tidak adanya pembatasan/diskriminasi dalam bentuk apapun, baik antar individu, gender, maupun wilayah, serta kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

           Untuk memenuhi hal tersebut maka, perlu adanya pembangunan yang terintegrasi antar sektor dan saling bersinergi antara pusat dan dearah.  Sinkronisasi dan penyerasian rencana kerja pemerintah pusat dan daerah yang dibangun dalam suatu sistem perencanaan dengan prioritas pembangunan dan sumber pendanaan serta yang didasari pada kewenangan daerah berdasarkan UU 23/2014.

        Melalui anggaran Dekonsentrasi Satuan Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan (190091) menyelenggarakan pertemuan Sinkronisasi Program dan Kegiatan Dengan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan di Hotel Almadera Makassar tanggal 27 Februari sampai 1 Maret 2019.

         Dalam pemaparannya Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Ir. Sulkaf S Latief, MM bahwa dalam rangka mendukung program pemerintah, maka arah kebijakan pemerintah Sulawesi Selatan untuk mendorong pembangunan kelautan dan perikanan difokuskan pada Hilirisasi Pengelolaan Produk Berbasis Sumberdaya Kelautan dan perikanan. Disampaikan pula bahwa beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan kelautan dan perikanan di Sulawesi Selatan diantaranya secara ekonomi : Produksi dan Produktivitas belum optimal ,  Daya Saing Produk yang masih Rendah, Ketersediaan Infrastruktur dan Sarpras Pendukung Terbatas, akses modal rendah, secara social masih banyaknya ketimpangan pendapatan dan kemiskinan yang didominasi masyarakat pedesaan /pesisir, secara lingkungan lingkungan ditandai dengan tingginya pencemaran dan degradasi lingkungan, emisi gas rumah kaca.

        Hadir pula dalam acara ini perwakilan dari eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan antara lain dari Sekretariat Jederal melalui Biro Perencanaan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, serta Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan. Masing masing perwakilan eselon I menyampaikan rancangan rencana kerja tahun 2020 melalui penganggaran APBN dan Dana Transfer (DAK) serta target kinerja 5 (lima) tahun kedepan sesuai dengan kewenangan masing masing. Untuk bantuan pemerintah seperti bantuan kapal, alat tangkap, permesinan kapal, sarana pengolahan dan distribusi hasil perikanan, sarana prasarana budidaya, sarana prasarana wilayah pesisir , mekanisme bantuan harus sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam Peraturan Menteri KKP yang diperkuat dengan PerDirjen.   Selain itu untuk mengurangi tingkat kemiskinan KKP melaui Direktorat Jenderal perikanan tangkap dan Direktorat Jenderal perikanan budidaya akan memfasilitasi dalam asuransi nelayan/pembudidaya serta sertfikasi tanah nelayan/lahan budidaya.

        Melalui acara sinkronisasi ini diharapkan tersusunya dokumen perencanaan yang memuat usulan daerah yang serasi dan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020.  

 

 

 

 

 

  

 



Senin, 25 Feb 2019, 23:20:53 WIB Oleh : Hamdan Arfandy 354 View
Pertemuan Validasi Data Statistik Kelautan dan Perikanan
Rabu, 19 Des 2018, 23:20:53 WIB Oleh : Hamdan Arfandy 377 View
Sulsel Akan Kerja Sama Teknologi Budi Daya dengan Jepang
Rabu, 26 Des 2018, 23:20:53 WIB Oleh : Hamdan Arfandy 285 View
Susi Ingin Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Seperti di Amazon.com

Tuliskan Komentar